Jumat, 14 Juli 2017

Subhanallah Silahkan Disimak, Inilah Proses Terjadinya Pembentukan Hujan dalam Al-Quran

Subhanallah Silahkan Disimak, Inilah Proses Terjadinya Pembentukan Hujan dalam Al-Quran
Subhanallah Silahkan Disimak, Inilah Proses Terjadinya Pembentukan Hujan dalam Al-Quran

MUSIM penghujan telah tiba dan mungkin akan berlangsung sampai dua bulan ke depan.

Proses terbentuknya hujan masih merupakan misteri besar bagi orang-orang dalam waktu yang lama. Baru setelah radar cuaca ditemukan, bisa didapatkan tahap-tahap pembentukan hujan.

Pembentukan hujan berlangsung dalam tiga tahap. Pertama, “bahan baku” hujan naik ke udara, lalu awan terbentuk. Akhirnya, curahan hujan terlihat.

Tahap-tahap ini ditetapkan dengan jelas dalam Al-Qur’an berabad-abad yang lalu, yang memberikan informasi yang tepat mengenai pembentukan hujan,

“Dialah Allah Yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendakiNya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya; maka, apabila hujan itu turun mengenai hamba-hambaNya yang dikehendakiNya, tiba-tiba mereka menjadi gembira” (Al Qur’an, 30:48)

Kini, mari kita amati tiga tahap yang disebutkan dalam ayat ini.

TAHAP KE-1: “Dialah Allah Yang mengirimkan angin…”

Gelembung-gelembung udara yang jumlahnya tak terhitung yang dibentuk dengan pembuihan di lautan, pecah terus-menerus dan menyebabkan partikel-partikel air tersembur menuju langit. Partikel-partikel ini, yang kaya akan garam, lalu diangkut oleh angin dan bergerak ke atas di atmosfir. Partikel-partikel ini, yang disebut aerosol, membentuk awan dengan mengumpulkan uap air di sekelilingnya, yang naik lagi dari laut, sebagai titik-titik kecil dengan mekanisme yang disebut “perangkap air”.

TAHAP KE-2: “…lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal…”

Awan-awan terbentuk dari uap air yang mengembun di sekeliling butir-butir garam atau partikel-partikel debu di udara. Karena air hujan dalam hal ini sangat kecil (dengan diamter antara 0,01 dan 0,02 mm), awan-awan itu bergantungan di udara dan terbentang di langit. Jadi, langit ditutupi dengan awan-awan.

TAHAP KE-3: “…lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya…”

Partikel-partikel air yang mengelilingi butir-butir garam dan partikel -partikel debu itu mengental dan membentuk air hujan. Jadi, air hujan ini, yang menjadi lebih berat daripada udara, bertolak dari awan dan mulai jatuh ke tanah sebagai hujan.

Semua tahap pembentukan hujan telah diceritakan dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Selain itu, tahap-tahap ini dijelaskan dengan urutan yang benar. Sebagaimana fenomena-fenomena alam lain di bumi, lagi-lagi Al-Qur’anlah yang menyediakan penjelasan yang paling benar mengenai fenomena ini dan juga telah mengumumkan fakta-fakta ini kepada orang-orang pada ribuan tahun sebelum ditemukan oleh ilmu pengetahuan.

Dalam sebuah ayat, informasi tentang proses pembentukan hujan dijelaskan:

“Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan- gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan.” (Al Qur’an, 24:43)

Para ilmuwan yang mempelajari jenis-jenis awan mendapatkan temuan yang mengejutkan berkenaan dengan proses pembentukan awan hujan. Terbentuknya awan hujan yang mengambil bentuk tertentu, terjadi melalui sistem dan tahapan tertentu pula. Tahap-tahap pembentukan kumulonimbus, sejenis awan hujan, adalah sebagai berikut:

TAHAP – 1, Pergerakan awan oleh angin: Awan-awan dibawa, dengan kata lain, ditiup oleh angin.

TAHAP – 2, Pembentukan awan yang lebih besar: Kemudian awan-awan kecil (awan kumulus) yang digerakkan angin, saling bergabung dan membentuk awan yang lebih besar.

TAHAP – 3, Pembentukan awan yang bertumpang tindih: Ketika awan-awan kecil saling bertemu dan bergabung membentuk awan yang lebih besar, gerakan udara vertikal ke atas terjadi di dalamnya meningkat. Gerakan udara vertikal ini lebih kuat di bagian tengah dibandingkan di bagian tepinya. Gerakan udara ini menyebabkan gumpalan awan tumbuh membesar secara vertikal, sehingga menyebabkan awan saling bertindih-tindih. Membesarnya awan secara vertikal ini menyebabkan gumpalan besar awan tersebut mencapai wilayah-wilayah atmosfir yang bersuhu lebih dingin, di mana butiran-butiran air dan es mulai terbentuk dan tumbuh semakin membesar. Ketika butiran air dan es ini telah menjadi berat sehingga tak lagi mampu ditopang oleh hembusan angin vertikal, mereka mulai lepas dari awan dan jatuh ke bawah sebagai hujan air, hujan es, dsb. (Anthes, Richard A.; John J. Cahir; Alistair B. Fraser; and Hans A. Panofsky, 1981, The Atmosphere, s. 269; Millers, Albert; and Jack C. Thompson, 1975, Elements of Meteorology, s. 141-142)

Kita harus ingat bahwa para ahli meteorologi hanya baru-baru ini saja mengetahui proses pembentukan awan hujan ini secara rinci, beserta bentuk dan fungsinya, dengan menggunakan peralatan mutakhir seperti pesawat terbang, satelit, komputer, dsb. Sungguh jelas bahwa Allah telah memberitahu kita suatu informasi yang tak mungkin dapat diketahui 1400 tahun yang lalu.

Sungguh.!! Ternyata Seperti Inilah 2 Putra Walikota Banda Aceh

Sungguh.!! Ternyata Seperti Inilah 2 Putra Walikota Banda Aceh
Sungguh.!! Ternyata Seperti Inilah 2 Putra Walikota Banda Aceh

Baru-baru ini postingan Ustadz Yusuf Mansur menjadi viral di media social. Ayah dari Wirda Mansur ini memposting foto Wali Kota Banda Aceh berserta kedua putranya.

Ustadz Yusuf Mansur memuji kedua pemuda tersebut lantaran mereka adalah hafidz 30 Juz. Bahkan, mereka sudah menjadi imam shalat sejak di Cairo Mesir.

“Bu Illizza, walikota Banda Aceh, dg dua putranya yang ganteng dan sholeh maksimal insyaaAllah. Dua2nya dah haafizh 30juz, dan dah jd imam sejak di Cairo Mesir. Subhaanallaah. Aset dunia akhirat.”

“Semoga jodoh keduanya jodoh yg salehah. Bertambah lagi dan akan bertambah terus generasi baru the gantengers yang sholeh. Hehehe,” caption yang ditulis @yusufmansurnew, Kamis (6/7/2017).

Warganet yang melihat postingan itu sontak berkomentar seperti di bawah ini.

@2202nuraini: “Masyaa Allah udah cakep hafidz lagi.”

@nurulhairunisa: “MasyaAllah.. kenalin apa tad. hehe.”

@myrnanst: “@yusufmansurnew semga putra beliau berjodoh dengan putri saya
Aamin Aamiin Aamiin Yra.”

@ludyta_pramestika: “Mudah mudahan anak saya bisa jd the gantengers hafal 30 juz n jadi imam besar di berbagai negara amin alfatihah.”

Kamis, 13 Juli 2017

Yuk Terapkan 11 Rahasia yang Dilakukan Kyai dan Ulama Dalam Mendidik ANAK

Yuk Terapkan 11 Rahasia yang Dilakukan Kyai dan Ulama Dalam Mendidik ANAK
Yuk Terapkan 11 Rahasia yang Dilakukan Kyai dan Ulama Dalam Mendidik ANAK

Sudah menjadi kewajiban orang tua untuk merawat, membesarkan serta mendidik anak-anaknya. Seperti halnya para ulama-ulama besar.

Mereka selalu berhasil dalam mendidik semua anaknya, sehingga anak-anak mereka menjadi sosok anak yang sholeh. Bahkan tidak sedikit yang meneruskan orang tuanya menjadi ulama besar.

Orang-orang Sholeh dari Keluarga Ba’alawi (semoga Allah meridhoi mereka) memiliki 11 konsep dalam mendidik Anak-anak mereka. Apa saja 11 konsep itu? Ini dia seperti yang dikutip dari islamidia.

1. Membaca Ayat Kursi, Al ikhlas, Al falaq, An nas

Memerintahkan kepada isteri-isteri mereka ketika menyusui lidahnya tidak putus untuk terus membaca Ayat Kursi dan Al ikhlas, Al falaq, An nas.

2. Mengajarkan ini saat dia baru bisa bicara

Pertama kali yang diajarkan ke anak mereka ketika baru bisa bicara. kalimat yang berbunyi:

“Rodhitu billahi Robba Wa bil Islami diina Wa bimuhammadin sholla Allahu ‘alayhi wa sallam Nabiyyan wa Rosuula” (aku ridho Allah sebagai Tuhanku dan Islam agamaku dan Nabi Muhammad Nabi dan Rosulku)

3. Membiasakan Bangun malam

Membiasakan kepada anak-anak mereka sejak kecil untuk bangun malam atau bangun sebelum tiba waktu Shubuh..

4. Menanyai anaknya sebelum memasuki Bulan-bulan berkah

Sebelum memasuki Bulan-bulan berkah seperti Ramadhon, mereka mengumpulkan anak-anak mereka dan bertanya kepada mereka, apa yang akan kalian kerjakan dibulan yang berkah ini? dari amalan membaca Al Qur’an, dzikir, dan sedekah dll.

5. Mengajarkan niat yang baik

Mereka mengajari anak-anak mereka niat-niat yang baik sebagaimana mengajari mereka Surat Al Fatihah.

6. Mengadakan majelis dan perkumpulan muslim

Mereka mengadakan majelis ilmu di rumah, dan berkumpul semua yang ada dirumah, majlis harian atau mingguan, mereka membaca sedikit dari al Qur’an Al kariem (tadarus) dan kitab hadits serta fiqih dan mereka menutup majelis dengan doa dan solawat kepada Nabi Muhammad SAW.

7. Saat mereka Baligh

Ketika masuk baligh anak mereka, mereka memberi tahu anaknya kalau sudah Mukallaf dan sekarang dua Malaikat akan mencatat kebaikan dan kejelekan dan menulis ucapan dan perbuatannya, dan hal itu diadakan perayaan yang dihadiri para ulama’ dan orang orang sholeh.

8. Saat mereka siap untuk menikah

Mereka tidak menunda pernikahan anak-anak mereka setelah baligh kawatir terjerumus kpd kemaksiatan.

9. Diajarkan berdoa

Mereka mengajari anak-anak dengan berdoa memohon kepada Allah dalam setiap keadaan, maka apabila anaknya ingin sesuatu dari orang tuanya, mereka berkata kpd anaknya wudhu’lah dan sholat 2 rokaat dan mintaklah kepada Allah hajat-hajatmu. dan setelah sholat orang tua memberikan yg anak minta seraya berkata Sungguh Allah yang mengabulkan doamu.

10. Memberi tugas kepada anak

Mereka membagi tugas kepada setiap anak, ada yang tugas belanja ke pasar, dan ada yang menyapu rumah dan ada yang tugas melayani tamu dan ngambil air dan sebagainya.

11. Antara anak pria dan wanita

Mereka lebih banyak memperhatikan pembelajaran putri-putri mereka lebih serius dari anak laki-laki karena anak perempuan tidak keluar rumah

Yuk BACA 12 Rahasia Pernikahan Langgeng, Awet & Selalu Bahagia

Yuk BACA 12 Rahasia Pernikahan Langgeng, Awet & Selalu Bahagia
Yuk BACA 12 Rahasia Pernikahan Langgeng, Awet & Selalu Bahagia

Setiap keluarga pasti inginkan keluarganya sakinah, mawadah, warahmah. Apalagi setelah dirinya diberi titipan berupa anak. Tiada satupun kebahagiaan di dunia yang dapat menggantikannya.

Namun sayangnya, tidak semua keluarga dapat seperti itu. Bahkan ada yang selalu bertengkar sampai timbul perceraian dan rasa benci dari keduanya. Tidak mau kan jika ini terjadi? Berikut adalah 13 Rahasia agar keluarga selalu awet dan selalu bahagia, seperti yang dikutip dari ruangmuslimah.

1. Menghilangkan rasa benci dari keduanya

Agar pernikahan berjalan bahagia, setiap orang harus mampu memperlakukan pasangannya dengan baik dan hormat. Setiap orang hendaknya mampu menjaga diri, perkataan, dan tingkah lakunya supaya tidak menyinggung atau melukai perasaan pasangannya.

2. Menikmati satu sama lain

Nikmati kesempatan berbagi banyak hal pada pasangan. Selesaikanlah setiap permasalah berdua, hindarilah pertengkaran dan keegoisan pribadi yang dapat membuat kebersamaan nampak sia-sia.

3. Coba biasakan mengatakan "Aku sayang kamu" sesering mungkin

Pernikahan bisa terasa sangat membosankan setelah berjalan beberapa tahun. Oleh karena itu jangan bosan mengatakan dengan tulus bahwa Anda sangat mencintainya sesering yang Anda bisa. Atau anda juga bisa memberi doi hadiah. Meski simple, ini akan membuatnya bahagia.

4. Jujur adalah kuncinya

Percekcokan dalam pernikahan sering diakibatkan karena ketidakjujuran oleh salah satu pasangan atau keduanya. Ketidakjujuran adalah awal dari malapetaka yang dapat menghancurkan pernikahan Anda. Selalu usahakan untuk terbuka dan berkata jujur kepada pasangan Anda.


5. Batasi pengaruh atau intervensi dari pihak luar

Ketika sedang dihadapkan pada sebuah masalah, maka usahakan untuk menyelesaikannya berdua dengan pasangan. Bila memerlukan bantuan orang tua, saudara, atau kerabat berilah batasan agar permasalahan tidak diintervensi oleh pihak luar.

6. Jangan jadikan jarak sebagai alasan

Anda harus mampu berpikir positif dan mempercayai pasangan ketika mendapat tugas kerja atau menempuh pendidikan. Hindari curiga pembawa petaka. Semua pengorbanan ini demi masa depan keluarga Anda supaya jadi lebih baik. Jangan jadikan jarak menjadi penghalang untuk menumbuhkan rasa cinta Anda kepada pasangan.

7. Jadilah realistis

Ingatlah Anda menikahi manusia biasa yang penuh dengan kelemahan yang dapat membuat Anda sedih, jengkel, marah atau menyinggung perasaan Anda. Oleh karena itu, jadilah penuh toleransi, pengertian dan realistis.

8. Saling menghargai

Jangan pernah meremehkan peran pasangan Anda karena Anda berdua adalah satu tim dengan tujuan yang sama.

9. Persahabatan itu perlu

Pernikahan yang dapat bertahan menghadapi badai hidup umumnya karena dibangun di atas pondasi yang kuat dan salah satu pondasinya adalah persahabatan.

10. Jadi diri sendiri

Jangan jadi munafik dengan meniru orang lain supaya mendapat pujian dari pasangan Anda. Ketika memutuskan menikah dengan pasangan Anda, satu hal yang harus bisa Anda lakukan adalah menjadi diri sendiri.

11. Pernikahan membutuhkan komunikasi dua arah

Jangan egois, dengarkanlah masukan atau saran dari pasangan Anda. Libatkan dia dalam membuat setiap keputusan.

12. Sadar tidak ada yang sempurna, begitu juga pernikahan

Suatu saat kerikil-kerikil tajam pasti akan menghambat pernikahan Anda. Jika Anda mampu menyadarinya maka Anda akan bersiap menghadapinya.


Dengan menerapkan 12 tips diatas, Insya Allah keluarga selalu Langgeng, Awet & Selalu Bahagia

TAHUKAH Kalian, Menggantung Pakaian di Kamar Mandi Ternyata Tipu Daya Setan? Baca Penjelasan Selengkapnya

TAHUKAH Kalian, Menggantung Pakaian di Kamar Mandi Ternyata Tipu Daya Setan? Baca Penjelasan Selengkapnya
TAHUKAH Kalian, Menggantung Pakaian di Kamar Mandi Ternyata Tipu Daya Setan? Baca Penjelasan Selengkapnya

Awas kebiasaan menggantung pakaian di kamar mandi ternyata sangat bahaya. Share agar semua tahu dan tak mengulanginya!

Mungkin kamu pernah atau malah sering meninggalkan pakaian atau keranjang cucian didalam kamar mandi. Karena memang sedang sibuk, atau malas, jelasnya kebiasaan tersebut masih ataupun pernah dilakukan oleh beberapa orang. Memang hal itu terlihat biasa saja, tapi dalam sudut pandang islam hal itu tidak baik dilakukan loh.

Ada banyak alasan yang melarang kita untuk meninggalkan pakaian didalam kamar mandi, termasuk juga dalam segi kesehatan. Nah, berikut ini ada beberapa alasan kenapa kebiasaan itu harus dihindari. Apa saja alasannya ? Simak ulasannya yang berikut ini, seperti dilansir dari Majalah Ummi Online.

1.  Kamar mandi sarang setan

Dalam hadits Zaid bin Arqam radiyallohu ‘anhu, dan selainnya yang diriwayatkan oleh Ahmad (4/373), Ibnu Majah (296), Ibnu Hibban ( 1406), dan Al Hakim (1/187) bahwa Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda, yang artinya :

Sesungguhnya tempat-tempat buang hajat ini dihadiri (oleh para setan), maka jika salah seorang dari kalian hendak masuk kamar mandi, ucapkanlah “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan setan perempuan.

2.  Baju yang tergantung lama akan menjadi sarang bakteri

Kamar mandi merupakan salah satu tempat yang mudah dihinggapi jamur dan bakteri. Bahkan tempat ini menjadi lokasi ideal mereka untuk berkembang biak. Jika kita terbiasa meninggalkan pakaian kotor di kamar mandi, jamur dan bakteri akan berkembang biak lebih cepat dari biasanya. Karena pakaian kotor memicu timbulnya kuman-kuman penyebab penyakit tersebut. Hal ini juga berlaku bagi handuk, kita tidak boleh membiarkan handuk tergantung di kamar mandi karena keberadaannya yang bisa memicu lumut dan bakteri.

3.  Menumpuk baju kotor merupakan tipu daya setan

Wahai saudaraku, setan mempunyai berbagai tipu daya untuk mengganggu manusia. Salah satunya dengan menghasut kita untuk menyimpan baju kotor di kamar mandi. Setan membuat kita malas memperhatikan barang-barang kita, hal ini akan berpengaruh pada kesehatan tubuh nantinya. Sementara hal-hal yang kotor sangat tidak disukai Allah. Nah, jika kita melakukan sesuatu yang tidak disukai Allah, apa jadinya? Tentu saja setan bersorak senang bukan? ya, setan merasa menang dan jumawa karena mendapatkan kawan di akhirat nantinya.  Wallahua’lam Bissowab.

Itulah dia beberapa alasan kenapa tidak boleh meninggalkan baju kotor didalam kamar mandi. Mudah-mudahan kita semua terhindar dari orang yang suka menggantung pakaian di kamar mandi sehingga dijauhkan dari kemudharatan. Aamiin Allahumma Aamiin.